Kecewa Boleh, Bendera Merah Putih Mesti Tetap Dikibarkan

SAMARINDAFenomena sebagian warga yang dinilai mulai enggan memasang bendera Merah Putih menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mendapat tanggapan dari Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Arif Kurniawan.

Ia menilai rasa kecewa terhadap pemerintah tidak seharusnya membuat masyarakat melupakan makna perjuangan para pahlawan. Kemungkinan ada sebagian masyarakat memilih tidak memasang bendera sebagai bentuk kekecewaan terhadap kondisi saat ini. Namun, ekspresi tersebut perlu ditempatkan pada ruang yang tepat.

"Bisa jadi itu bentuk kekecewaan dengan kondisi yang sekarang. Kecewa kepada pemerintah itu manusiawi," kata Arif, Jumat (14/8/2026).

Meski demikian, ia menegaskan mengibarkan Merah Putih tidak melulu bentuk penghormatan kepada pemerintah. Pemaknaannya juga bisa menjadi penghormatan terhadap perjuangan para pendahulu yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan Indonesia.

"Memasang bendera itu bukan menghormati pemerintah. Merah itu keberanian, putih itu kesucian niat perjuangan para pahlawan," ujarnya.

Menurut Arif, setiap kali bendera Merah Putih dikibarkan, masyarakat diingatkan kemerdekaan yang dinikmati saat ini lahir melalui perjuangan panjang, pengorbanan darah, hingga nyawa para pejuang bangsa.

Ia menyebut pengibaran bendera juga menjadi wujud rasa terima kasih kepada para pahlawan yang telah memperjuangkan Indonesia bagi generasi berikutnya. "Itu bentuk rasa terima kasih kita kepada para pejuang yang mengorbankan jiwa dan darahnya untuk rakyat," tegasnya.

Arif juga mengingatkan agar rasa kecewa terhadap berbagai kebijakan pemerintah tidak sampai menghapus penghormatan terhadap jasa para pahlawan. Menurutnya, keduanya merupakan hal yang berbeda. "Boleh kecewa, tapi kekecewaan itu jangan sampai menghapus jasa para pahlawan," katanya.

Ia mengajak masyarakat tetap mengibarkan Merah Putih sebagai simbol penghormatan kepada sejarah perjuangan bangsa, sembari tetap menyampaikan aspirasi kepada pemerintah melalui cara-cara yang tepat.

"Ayo kibarkan Merah Putih. Itu bukan sekadar mengibarkan kain merah dan putih, tetapi menghormati perjuangan yang membuat kita bisa menikmati kemerdekaan hari ini," pungkasnya. (adv)

Penulis: Hairil Riswan