DPRD Samarinda Minta Angka APBD 2027 Tak Berubah Setelah Nota Kesepakatan

SAMARINDA DPRD Kota Samarinda meminta seluruh komponen dalam rancangan APBD 2027 dipastikan matang sebelum nota kesepakatan antara legislatif dan eksekutif ditandatangani. Hal ini untuk mencegah adanya perubahan angka setelah kesepakatan ditetapkan.

Wakil Ketua II DPRD Kota Samarinda, Ahmad Vananzda, mengatakan DPRD masih akan melanjutkan pembahasan bersama Pemerintah Kota Samarinda sebelum memasuki tahapan nota kesepakatan.

Menurutnya, seluruh komponen pendapatan dan belanja daerah harus terlebih dahulu dibahas secara tuntas sehingga tidak menimbulkan perubahan setelah kesepakatan dibuat. “Jangan sampai nanti sudah nota baru ada perubahan-perubahan,” tegas Vananzda, Senin (10/8/2026).

Ia mengatakan DPRD Samarinda memiliki jadwal pembahasan yang cukup ketat. Berdasarkan jadwal yang ada, Banggar diperkirakan akan memasuki tahapan nota kesepakatan sekitar 14 Agustus.

Karena itu, sebelum tahapan tersebut dilakukan, DPRD berharap seluruh angka dalam postur APBD 2027 sudah jelas, termasuk proyeksi PAD maupun komponen pendapatan lainnya. “Kita berharap juga kalau sudah ada kesepakatan di internal baik dengan eksternal juga nanti pada saat penyampaian nota kesepakatan, mudah-mudahan nilainya tidak berubah,” ujarnya.

Vananzda menekankan agar tidak ada penambahan maupun perubahan angka yang muncul di luar rangkaian pembahasan resmi antara DPRD dan Pemkot Samarinda. “Jangan sampai ada penambahan-penambahan di luar pertemuan di antara kita, baik eksternal maupun di internal DPRD Kota Samarinda dengan Pemerintah Kota,” katanya.

Untuk memperjelas postur APBD 2027, DPRD juga menantikan rencana presentasi Wali Kota Samarinda. Dalam presentasi tersebut, kepala daerah diharapkan dapat menjelaskan gambaran umum APBD, potensi pendapatan, serta rencana penggunaan anggaran.

Menurut Vananzda, penjelasan tersebut penting agar DPRD memiliki gambaran yang lebih utuh sebelum mengambil keputusan terhadap angka-angka dalam APBD 2027.

Pembahasan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya DPRD memastikan rancangan APBD 2027 dapat disepakati berdasarkan angka yang realistis dan telah melalui pembahasan bersama. “Artinya sebelum nota kesepakatan semuanya harus jelas dulu,” pungkasnya. (adv)

Penulis: Hairil Riswan