DPRD Samarinda Gandeng MUI Perkuat Pengawasan Jajanan Halal dan Perlindungan Anak

SAMARINDADPRD Kota Samarinda tengah mengagendakan audiensi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Samarinda guna membahas penguatan pengawasan jajanan halal dan perlindungan anak sebagai upaya memperkuat ketentraman masyarakat. Agenda yang dicanangkan dalam waktu dekat itu sekaligus untuk memastikan layanan terkait produk halal berjalan optimal di Kota Tepian.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Novan Syahronny Pasie, mengatakan perencanaan audiensi merupakan salah satu bagian dari hasil rapat internal komisi yang diketuainya itu dalam menyusun program kerja selama Agustus.

"Kami akan melakukan audiensi ke MUI Kota Samarinda dan Pengadilan Agama berkaitan dengan persoalan kekerasan terhadap anak, pola asuh, serta layanan jajanan halal yang ada di Kota Samarinda," ujar Novan, Rabu (5/8/2026).

Menurutnya, audiensi tersebut bertujuan memperkuat koordinasi dengan para pemangku kepentingan dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya melalui penguatan edukasi dan pengawasan terhadap produk pangan yang beredar agar memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

Novan menilai sinergi antara pemerintah daerah, lembaga keagamaan, dan instansi terkait menjadi penting untuk memastikan pengawasan terhadap produk halal dapat berjalan dengan baik. Upaya tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran pelaku usaha dalam menghadirkan produk yang memenuhi ketentuan yang berlaku.

"Perihal produk halal ini merupakan hal yang sentral di tengah masyarakat, perlu dipastikan berjalan dengan baik," papar Novan.

Selain membahas jajanan halal, Komisi IV juga akan berdiskusi mengenai berbagai isu sosial yang menjadi perhatian masyarakat, termasuk perlindungan anak dan penguatan pola asuh keluarga sebagai bagian dari upaya membangun lingkungan yang lebih aman bagi generasi muda.

Ia menegaskan, DPRD melalui fungsi pengawasan akan terus mendorong kolaborasi lintas sektor agar berbagai program yang menyangkut kepentingan masyarakat dapat berjalan secara optimal.

"Kami ingin membangun koordinasi yang lebih baik dengan seluruh pihak terkait agar berbagai layanan kepada masyarakat, termasuk yang berkaitan dengan perlindungan anak dan pengawasan jajanan halal, dapat terus diperkuat," katanya.

Novan berharap agenda audiensi tersebut nantinya dapat menghasilkan masukan dan rekomendasi yang menjadi dasar bagi penguatan pengawasan serta pelayanan publik di Kota Samarinda, sehingga masyarakat memperoleh kepastian, rasa aman, dan kenyamanan dalam kehidupan sehari-hari. (adv)

Penulis: Hairil Riswan