SAMARINDA – Kesempatan Kota Samarinda membangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) dinilai tidak boleh disia-siakan. Proyek yang masuk dalam program prioritas nasional tersebut disebut menjadi peluang besar memperkuat sistem pengelolaan sampah sekaligus menghasilkan energi baru.
Anggota
Komisi III DPRD Kota Samarinda, Andriansyah, mengatakan seluruh kebutuhan
pembiayaan proyek PLTSa akan didukung pemerintah pusat melalui lembaga
pengelola investasi Danantara.
“Pemerintah
daerah mesti mempersiapkan seluruh aspek pendukung agar proyek dapat
direalisasikan. Pembiayaannya dari pusat dan Samarinda termasuk daerah yang terpilih,”
katanya, Jumat (7/8/2026).
Ia
menilai dukungan pendanaan dari pemerintah pusat merupakan kesempatan yang
jarang diperoleh daerah. Apalagi pembangunan PLTSa membutuhkan investasi sangat
besar apabila hanya mengandalkan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja
Daerah (APBD).
Selain
mengurangi beban Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), keberadaan PLTSa juga
diharapkan mampu meningkatkan kualitas pengelolaan sampah di Kota Samarinda.
"Pengolahan
sampah menjadi energi dapat menjadi solusi untuk menekan penumpukan sampah
sekaligus mendukung target pengurangan emisi," jelasnya.
Pemerintah
pusat sendiri terus mendorong pengembangan fasilitas pengolah sampah menjadi
energi di sejumlah kota sebagai bagian dari strategi nasional pengelolaan
sampah perkotaan dan transisi menuju energi yang lebih ramah lingkungan.
Andriansyah
berharap seluruh pemangku kepentingan dapat menyatukan langkah agar peluang
tersebut tidak hilang akibat lambatnya proses persiapan maupun koordinasi
antarlembaga. “Kalau kita tidak mengambil peluang ini, justru kita yang
rugi," pungkas Andriansyah. (adv)
Penulis:
Hairil Riswan
.jpg)