Anggota Komisi III
DPRD Kota Samarinda, Achmad Sukamto.SAMARINDA – Rencana pengoperasian Trans Samarinda pada 2027 mulai memasuki tahap persiapan. Pemerintah Kota Samarinda menyiapkan layanan angkutan umum melalui skema Buy The Service (BTS) dengan dukungan pembiayaan dari APBN.
Anggota
Komisi III DPRD Kota Samarinda, Achmad Sukamto, mengatakan rencana tersebut
perlu diikuti kesiapan sarana dan prasarana agar transportasi umum benar-benar
dapat dimanfaatkan masyarakat. “Kita masih mengusulkan kepada pemerintah dalam
hal menyiapkan sarana dan prasarana kebutuhan umum,” kata Achmad Sukamto di
Gedung DPRD Samarinda, Rabu (7/10/2026).
Menurutnya,
penyediaan transportasi umum menjadi kebutuhan seiring pertumbuhan aktivitas
masyarakat di Samarinda. Kota ini perlu mengejar daerah lain di Kalimantan
Timur yang telah lebih dahulu memiliki layanan angkutan umum.
“Dari
jumlah kota yang sudah menjalankan ini, sudah ada beberapa kabupaten/kota yang
menyelenggarakan transportasi umum. Terutama tetangga kita, Balikpapan sudah.
Nah, tinggal Samarinda yang belum untuk transportasi angkutan umum,” jelasnya.
Sukamto
menyebut program tersebut telah didorong DPRD untuk masuk dalam penyelenggaraan
angkutan umum 2027. Dukungan APBN untuk layanan ini disiapkan melalui skema BTS
dengan stimulus pembiayaan selama tiga tahun. “Pokoknya sudah diusulkan. Ini
diusulkan pada tahun 2027 dari DPRD untuk penyelenggaraan angkutan umum,”
tuturnya.
Dalam
rancangan terbaru, kata dia, layanan akan dilengkapi sistem lebih teratur. Termasuk
pemantauan armada melalui aplikasi serta fasilitas pendukung pada bus. “Pemerintah
juga menyiapkan tujuh trayek utama dan layanan feeder sebagai bagian dari
pengembangan sistem transportasi umum,” katanya.
Sukamto
berharap persiapan tidak hanya berfokus pada armada, tetapi juga fasilitas
pendukung di lapangan. “Ke depan kita berharap kepada pemerintah kota agar
menyiapkan sarana dan prasarananya,” pungkasnya. (adv/hr)
Penulis: Hairil Riswan