Hasil Reses Suparno, Warga Selili Setuju Pelebaran Drainase

Anggota DPRD Samarinda, Suparno menggelar kegiatan reses di Giazima Cafe & Resto Sambutan, Minggu (4/10/2026) malam. 

SAMARINDA – Reses Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Suparno, di kawasan Selili menghasilkan kesepakatan bersama warga untuk mendukung penataan drainase. Masyarakat menyatakan siap dengan rencana pelebaran saluran meskipun akan mengambil sebagian lahan di sekitar rumah mereka.

Kesepakatan tersebut muncul setelah Suparno berdialog dengan warga mengenai langkah antisipasi banjir, terutama menghadapi potensi peningkatan curah hujan. Dalam pertemuan itu, ia tidak hanya menyerap aspirasi, tetapi juga membahas kemungkinan solusi yang dapat dilakukan bersama masyarakat dalam Reses yang digelar di Giazima Cafe & Resto Sambutan, Minggu (4/10/2026) malam.

Suparno mengatakan, pelebaran drainase menjadi salah satu opsi yang dinilai perlu dipertimbangkan karena sejumlah RT di Selili sebelumnya terdampak banjir. Namun, penanganan di kawasan permukiman membutuhkan keterlibatan langsung masyarakat.

“Setelah kita berdialog dengan warga, mereka pada prinsipnya setuju kalau drainase perlu dilebarkan. Bahkan mereka bersedia kalau memang sebagian halaman atau terasnya diperlukan untuk kepentingan pelebaran,” kata Suparno.

Menurutnya, kesediaan warga tersebut menjadi modal penting untuk membawa hasil dialog ke tahap berikutnya. “Pemerintah kota nantinya dapat melakukan kajian untuk menentukan kebutuhan penataan berdasarkan kondisi sebenarnya di lapangan,” kata dia.

Sementara itu, Ketua RT 23 Kelurahan Selili, Agus Suprianto, membenarkan adanya kesepakatan tersebut.  Warga memahami persoalan drainase perlu ditangani bersama dan masyarakat siap mendukung selama penataan dilakukan untuk kepentingan lingkungan.

“Warga sudah sepakat dan kami mendukung rencana itu. Kalau memang sebagian halaman diperlukan untuk pelebaran drainase, kami siap memberikan sepanjang memang untuk memperlancar aliran air dan mengurangi banjir,” ujar Agus.

Dia berharap kesepakatan yang telah dicapai dalam dialog tersebut dapat segera ditindaklanjuti. Pemerintah perlu turun melakukan pengecekan agar kebutuhan pelebaran drainase dapat ditentukan secara jelas. “Kami berharap setelah kesepakatan warga, selanjutnya bisa dilakukan pengecekan dan kajian di lapangan,” katanya.

Suparno menyambut positif kesediaan masyarakat atas usulannya, Hasil reses kali ini memberikan gambaran bahwa masyarakat bukan hanya menyampaikan persoalan, tetapi juga bersedia menjadi bagian dari penyelesaian.

“Ini yang saya harapkan dari reses. Kita tidak hanya membahas keluhan, tetapi bisa duduk bersama dan mencari jalan keluarnya. Ketika warga sudah setuju, tinggal kita dorong tindak lanjutnya bersama pemerintah kota,” ujarnya.

Untuk memastikan pelebaran drainase tepat sasaran, Suparno menyebut kajian teknis tetap diperlukan. Dinas terkait akan melihat jalur aliran, arah pembuangan, elevasi serta kapasitas saluran sebelum menentukan bentuk penanganan.

“Teknisnya nanti biar teman-teman PU yang mengkaji. Jalurnya lewat mana, mengarah ke mana, elevasinya bagaimana, itu harus dihitung. Kita ingin pelebaran ini benar-benar menyelesaikan persoalan aliran air,” jelasnya.

Ia berharap hasil kajian tersebut dapat menjadi dasar untuk menindaklanjuti kesepakatan bersama warga. Dengan demikian, dukungan masyarakat yang sudah diperoleh melalui reses dapat diterjemahkan menjadi penanganan konkret.

“Yang penting sekarang warga sudah sepakat dan siap. Kita tinggal mengawal supaya hasil dialog ini bisa ditindaklanjuti dan kalau hujan deras datang lagi, risiko genangan di kawasan mereka bisa berkurang,” pungkas Suparno. (adv/hr)

Penulis: Hairil Riswan