SAMARINDA – Sekretaris Komisi III DPRD Kota Samarinda, Arie Wibowo, memberikan dukungan terhadap peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) wartawan melalui renovasi ruang pertemuan dan ruang Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Timur. Fasilitas yang telah diperbarui itu diresmikan dalam rangkaian doa bersama di Kantor PWI Kaltim, Jalan Biola, Samarinda, Kamis (23/7/2026).
Arie
mengatakan, bantuan renovasi tersebut berawal dari kunjungannya ke Kantor PWI
Kaltim beberapa waktu lalu. Saat bersilaturahmi, ia melihat kondisi sejumlah
ruangan yang dinilai sudah tidak lagi memadai untuk menunjang aktivitas
organisasi dan peningkatan kompetensi wartawan.
"Dari
sana kita koordinasi untuk renovasi, menurut kami PWI sebagai asosiasi wartawan
juga harus diperhatikan," ujarnya.
Menurut
Arie, keberadaan fasilitas yang lebih representatif diharapkan mampu
menciptakan suasana yang nyaman untuk pelaksanaan pelatihan, diskusi, hingga
berbagai kegiatan pengembangan kapasitas insan pers. "Semoga fasilitas ini
memberikan kenyamanan sehingga kegiatan organisasi dapat berjalan lebih
maksimal," katanya.
Ia
menilai tantangan profesi wartawan semakin kompleks di tengah derasnya arus
informasi pada era digital. Karena itu, peningkatan kompetensi harus terus
dilakukan agar media mampu menghadirkan informasi yang akurat, kredibel, dan
berimbang kepada masyarakat.
"Jika
SDM wartawan semakin baik, maka informasi yang diterima masyarakat juga akan
semakin berkualitas dan pada akhirnya turut mendukung pembangunan daerah,"
tambahnya.
Sementara
itu, Ketua PWI Kaltim, Abdurrahman Amin, menyampaikan apresiasi atas dukungan
yang diberikan Arie Wibowo terhadap renovasi fasilitas di Kantor PWI Kaltim. Ia
menegaskan sejak awal proses renovasi dilakukan secara terbuka kepada seluruh
anggota sebagai bentuk transparansi organisasi.
"Kami
mengucapkan terima kasih kepada Bang Ari Wibowo yang telah membantu proses
renovasi ruang pertemuan ini. Sejak awal kami terbuka kepada seluruh anggota
bahwa renovasi ini terlaksana berkat dukungan sponsor. Semua proses dilakukan
secara transparan karena keterbukaan menjadi bagian dari tata kelola
organisasi," ucapnya.
Abdurrahman
menjelaskan, sebelum direnovasi ruang pertemuan dinilai kurang representatif
untuk pelaksanaan pelatihan maupun diskusi karena kondisi ruangan yang panas
sering mengganggu jalannya kegiatan.
"Saat
Bang Ari bertanya apa yang paling dibutuhkan, saya sampaikan bahwa prioritas
utama adalah ruang pertemuan. Program utama PWI adalah meningkatkan kapasitas
wartawan. Untuk itu kami membutuhkan ruang belajar yang nyaman agar pelatihan,
diskusi, maupun kegiatan organisasi bisa berlangsung lebih baik,"
jelasnya.
Selain
ruang pertemuan, renovasi juga mencakup perbaikan ruang Ketua PWI Kaltim
beserta penambahan fasilitas pendukung seperti pendingin ruangan.
Meski
demikian, Abdurrahman menegaskan bahwa renovasi fisik bukanlah tujuan utama.
Menurutnya, fasilitas tersebut harus dimanfaatkan secara maksimal sebagai pusat
peningkatan kompetensi wartawan di Kalimantan Timur.
"Yang
terpenting bukan hanya bangunannya, tetapi bagaimana ruangan ini dihidupkan
dengan kegiatan-kegiatan keilmuan. Profesi wartawan tidak pernah lepas dari
proses belajar. Mudah-mudahan dalam dua hingga tiga tahun ke depan manfaatnya
benar-benar terlihat melalui meningkatnya kualitas dan profesionalisme wartawan
di Kalimantan Timur," tuturnya.
Peresmian
ruang hasil renovasi tersebut dihadiri jajaran pengurus dan anggota PWI Kaltim.
Dengan fasilitas yang lebih memadai, organisasi berharap dapat semakin aktif
menggelar pelatihan, diskusi, dan berbagai program pengembangan kompetensi guna
memperkuat profesionalisme wartawan di Kalimantan Timur. (adv)
Penulis:
Hairil Riswan
