Anggota DPRD Dorong Pergudangan Samarinda Dipindah ke Kawasan Pelabuhan Palaran

SAMARINDA – Keberadaan kawasan pergudangan yang masih tersebar di wilayah perkotaan dinilai menjadi salah satu masalah penataan lalu lintas di Kota Samarinda. Anggota DPRD Kota Samarinda, Anhar, mendorong agar aktivitas pergudangan diarahkan mendekati kawasan pelabuhan di Palaran guna mengurangi pergerakan kendaraan berat di dalam kota.

Menurut dia, kendaraan muatan besar yang keluar masuk kawasan pergudangan memberikan tantangan tersendiri bagi kelancaran lalu lintas. Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian pemerintah dalam merancang penataan kawasan usaha dan distribusi barang di Samarinda.

“Sekarang ini yang menjadi kendala kita, kendaraan-kendaraan berat dengan beban besar banyak masuk kota. Karena pergudangan kita masih berada di kawasan perkotaan,” ujarnya di Kantor DPRD Samarinda, Senin (2/11/2026).

Ia menilai pemindahan atau penataan pergudangan menuju kawasan yang lebih dekat dengan pelabuhan dapat menjadi salah satu solusi mengurangi beban kendaraan berat di jalan-jalan perkotaan. Sehingga, distribusi barang dapat berlangsung lebih efisien, tanpa harus terlalu banyak melintasi kawasan padat aktivitas masyarakat.

“Kalau bisa, sekarang pergudangan itu sudah dialihkan dekat dengan pelabuhan di Palaran. Itu yang pertama,” tegasnya.

Anhar menyebut penataan tersebut juga perlu mempertimbangkan keterhubungan antara kawasan pergudangan, jalur distribusi barang, dan akses menuju pelabuhan. “Pengaturan yang lebih terarah dapat membantu mengurangi potensi konflik antara kendaraan logistik dan pengguna jalan lainnya,” katanya.

Ia menambahkan, persoalan kendaraan berat tidak cukup diselesaikan hanya melalui pengawasan di jalan. Penataan lokasi pergudangan dan sistem distribusi barang perlu menjadi bagian dari solusi agar pergerakan kendaraan besar tidak terus membebani kawasan perkotaan.

“Banyak aspek yang harus kita perhatikan. Karena itu, penataan pergudangan juga penting agar kendaraan-kendaraan berat tidak terus masuk ke dalam kota,” katanya.

Anhar berharap pemerintah dapat mempertimbangkan penataan kawasan pergudangan secara bertahap dengan memperhatikan kebutuhan pelaku usaha dan kepentingan masyarakat.

"Langkah itu penting untuk mendukung kelancaran distribusi barang, juga untuk menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih tertib dan aman," pungkasnya. (hr/nk/adv)

Penulis: Hairil Riswan