TANJUNG REDEB – Keindahan dan keasrian fasilitas publik di Kabupaten Berau, tidak dapat terwujud hanya melalui peran pemerintah saja. Tetapi, diperlukan partisipasi aktif dan kesadaran kolektif seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan.
Pesan tersebut disampaikan Bupati Berau, Sri Juniarsih, usai menyapa
para pedagang dan pengunjung di kawasan Taman Cendana serta Lapangan Batiwakkal
beberapa waktu lalu. Ia menekankan pentingnya budaya menjaga kebersihan,
seperti tidak membuang sampah sembarangan dan merawat sarana publik yang telah
dibangun pemerintah.
"Dengan sinergi yang kuat antara kerja maksimal dinas terkait dan
kepedulian masyarakat, Berau diyakini tak hanya menjadi kota yang makin cantik
secara visual, tetapi juga semakin nyaman dan humanis untuk ditinggali
bersama," tegas Sri Juniarsih.
Tak hanya sekadar menyampaikan pesan, Bupati perempuan pertama di Berau
ini juga menyerap aspirasi para PKL yang menjajakan dagangannya di sekitar
Taman Cendana. Sembari menikmati semangkok mi ayam, Sri Juniarsih berbicara
santai dengan beberapa pedagang, untuk mengetahui keluh kesah para pedagang.
"Dengan mengobrol langsung dengan para pedagang, saya mengetahui
apa saja yang perlu dievaluasi. Apalagi area Taman Cendana ini juga sudah
menjadi salah satu pusat kuliner dalam Kota Tanjung Redeb dengan fasilitas lengkap
ada RTH dan taman bermain anak," katanya.
Ia berharap kolaborasi antara penataan maksimal dari pemerintah dan
kesadaran merawat dari masyarakat dapat menjadikan Berau sebagai daerah yang
asri, bersih, dan ramah bagi siapa saja.
“Tak hanya pedagang, kami berharap masyarakat bisa ikut menjaga
fasilitas yang sudah dibangun itu. Karena RTH juga menjadi salah satu wajah
kota yang dilihat para wisatawan dan meninggalkan kesan pertama bagi
pengunjung,” katanya. (mel/nk/adv)

