Wakil Bupati Berau, Gamalis meninjau kawasan rehabilitasi orangutan bersaia COP di PRS Long Sam, Kampung Merasa.TANJUNG REDEB — Hutan Kalimantan bukan sekadar hamparan pepohonan hijau yang luas. Beragam hewan endemik khas yang ada dan hidup di dalamnya, menjadikannya sebagai rumah ternyaman dan aman.
Hal tersebut ditegaskan oleh Wakil Bupati Berau, Gamalis, usai meninjau kawasan rehabilitasi orangutan bersama kawan-kawan dari Centre of Orangutan Protection (COP) di Pusat Rehabilitasi Satwa (PRS) Long Sam, Kampung Merasa beberapa waktu lalu.
“Kami berkomitmen menjaga kelestarian ekosistem hutan tropis, dan
melindungi keanekaragaman hayati dari berbagai ancaman, termasuk risiko
kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kerusakan lingkungan,” ujar Gamalis.
Gamalis juga menyampaikan, upaya pelestarian lingkungan dan perlindungan
satwa endemik seperti orangutan tidak dapat dibebankan kepada satu pihak saja,
melainkan menuntut kerja sama lintas sektor.
"Hutan bukan sekadar hamparan pepohonan. Di dalamnya ada kehidupan
yang saling terhubung dan perlu kita jaga bersama," ungkapnya.
Menurut dia, kawasan konservasi ini memegang peranan krusial bagi
penyelamatan dan rehabilitasi satwa liar. Dengan estimasi populasi ratusan individu
orangutan yang menggantungkan hidupnya di lanskap alam Berau, pengamanan
habitat menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
"Berjumpa dengan kawan-kawan COP di kawasan rehabilitasi
orangutan menjadi pengingat bahwa upaya pelestarian membutuhkan kepedulian dan
kerja bersama. Pemkab Berau sangat aware terhadap kelestarian alam dan
perlindungan hewan langka," tambahnya.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, lembaga konservasi seperti
COP, tim satgas perlindungan hutan, serta partisipasi aktif masyarakat,
diharapkan langkah-langkah pelestarian ini dapat terus diperkuat.
"Semoga semakin banyak langkah nyata yang lahir untuk menjaga hutan
dan melindungi satwa liar. Ketika kepedulian bertemu dengan aksi nyata,
manfaatnya tidak hanya menjaga keseimbangan alam, tetapi juga dirasakan oleh
generasi mendatang," pungkasnya. (mel/nk/adv)
