Bupati Berau, Sri Juniarsih
Mas bertemu Wakil Menteri Komunikasi
dan Digital (Komdigi), Nezar Patria, di Jakarta, Selasa (20/10/2026).JAKARTA – Ketersediaan jaringan telekomunikasi hingga ke sudut terluar Kabupaten Berau, kini dipacu bukan lagi sebatas pemenuhan fasilitas dasar masyarakat, melainkan sebagai fondasi utama akselerasi sektor pariwisata dan pelayanan publik.
Langkah strategis ini ditegaskan Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, saat
menjemput bola menggalang dukungan langsung dari Wakil Menteri Komunikasi dan
Digital (Komdigi), Nezar Patria, di Jakarta, Selasa (20/10/2026).
Sri Juniarsih mengungkapkan, geografis Berau unik. Membentang dari
kawasan pedalaman, pesisir, hingga gugusan kepulauan. Ini membutuhkan
konektivitas digital handal. Kehadiran sinyal hingga tingkat kampung menjadi
kunci pembuka potensi daerah. Khususnya destinasi wisata yang selama ini berada
di area terpencil.
"Berau memiliki wilayah luas. Ketersediaan jaringan telekomunikasi
sudah menjadi bagian penting yang harus terpenuhi dengan baik di seluruh
kampung," ungkap Sri Juniarsih.
Ia menambahkan, tanpa internet merata, potensi pariwisata daerah luar
biasa dan efisiensi pelayanan publik di tingkat kampung akan sulit berkembang
optimal. Karena itu, Pemkab Berau menargetkan pengentasan wilayah blank spot
bisa tuntas secara bertahap hingga 2029.
"Sebagai stimulus di tingkat lokal, Pemkab Berau sejauh ini juga
telah merealisasikan program 1.000 titik Wi-Fi gratis yang menjadi salah satu
dari 18 program unggulan kami selama menjabat," tambahnya.
Langkah proaktif Pemkab Berau tersebut mendapat sinyal hijau dari Wamen
Komdigi Nezar Patria, yang menyatakan komitmen pemerintah pusat untuk membantu
percepatan pembangunan infrastruktur telekomunikasi di Bumi Batiwakkal. (mel/nk/adv)
