Anggota DPRD Samarinda Ajak Pemuda Jadi Pelopor Pembangunan

SAMARINDA – Memaknai memontum Haru Sumpah Pemuda, Anggota DPRD Kota Samarinda, Ronal Stephen Lonteng, mengajak generasi muda mengambil peran aktif dalam pembangunan dan menjaga nilai-nilai kemerdekaan. Pemuda tidak cukup hanya menjadi penonton, tetapi harus hadir sebagai penggerak yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Ia menilai semangat kepemudaan perlu diwujudkan melalui keterlibatan dalam berbagai bidang pembangunan. Hal tersebut sejalan dengan cita-cita mewujudkan Indonesia yang merdeka, adil, dan makmur. Karena itu, generasi muda diharapkan memiliki kesadaran untuk berpartisipasi sesuai kemampuan dan peran masing-masing.

“Bangunlah jiwa dan raganya untuk Indonesia yang merdeka, adil, dan makmur. Artinya, dengan semangat pemuda, saya pikir dan saya harapkan semua pembangunan yang ada bisa diisi dengan rasa semangat,” ujar Ronal Stephen Lonteng saat ditemui di Kantor DPRD Samarinda, Kamis (29/10/2026).

Menurutnya, pemuda memiliki potensi menjadi pelopor perubahan di tengah masyarakat. Potensi tersebut perlu diiringi kemauan mengambil inisiatif, menghadirkan gagasan, dan terlibat dalam kegiatan yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

“Kontribusi terhadap pembangunan tidak harus menunggu seseorang memperoleh jabatan atau kesempatan tertentu. Sebaliknya, kesadaran berbuat dan mengambil tanggung jawab perlu tumbuh dari diri masing-masing pemuda. Karena itu, pemuda mesti hadir sebagai seseorang yang bisa mempelopori,” katanya.

Ia mengingatkan, keterlibatan pemuda dalam pembangunan merupakan bagian dari tanggung jawab generasi penerus bangsa. Karena itu, anak muda perlu meninggalkan sikap pasif dan mulai mengambil bagian dalam berbagai upaya mendorong kemajuan daerah maupun negara.

“Jangan menunggu sesuatu yang sebenarnya itu adalah kewajiban kita sebagai pemuda untuk ikut mengisi pembangunan,” tegas Ronal.

Ia menilai semangat pemuda harus dijaga agar tidak berhenti pada slogan atau peringatan seremonial semata. Semangat tersebut perlu diterjemahkan menjadi tindakan konkret. Seperti meningkatkan kepedulian sosial, berpartisipasi dalam kegiatan kemasyarakatan, serta mendukung program pembangunan yang berorientasi pada kepentingan bersama.

Menurut dia, menjaga kemerdekaan juga berarti meneruskan perjuangan melalui kontribusi positif dalam kehidupan bermasyarakat. Generasi muda memiliki tanggung jawab untuk memastikan cita-cita kemerdekaan terus diperjuangkan melalui pembangunan yang membawa manfaat bagi masyarakat luas.

“Momentum sumpah pemuda ini mesti dimaknai positif, sebagai bagian kita dalam menjaga dan mengisi kemerdekaan,” pungkasnya. (hr/nk/adv)

Penulis: Hairil Riswan