Pemerintah Daerah Didorong Fasilitasi Pengembangan Kreativitas dan Ekonomi Pemuda

SAMARINDAPemerintah Kota (Pemkot) Samarinda di dorong memfasilitasi pengembangan potensi generasi muda. Seperti, pembinaan organisasi kepemudaan, pengembangan ekonomi kreatif, hingga penyediaan sumber pendanaan berbagai program kepemudaan.

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Samarinda, Kamaruddin, menyampaikan bahwa salah satu substansi penting  Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Kepemudaan adalah penegasan tanggung jawab pemerintah memfasilitasi kegiatan kepemudaan.

"Termasuk pengembangan ekonomi kreatif anak muda. Itu wajib didukung dan dibiayai oleh Pemerintah Kota Samarinda," ujarnya, Kamis (2/7/2026).

Menurut Kamaruddin, dukungan pemerintah tidak hanya diwujudkan melalui program pembinaan, tetapi juga dalam bentuk alokasi anggaran yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan kapasitas serta kreativitas para pemuda. "Jadi memang menjadi kewajiban pemerintah. Pembiayaannya bisa melalui APBD," katanya.

Selain bersumber dari anggaran daerah, kata dia, raperda juga membuka peluang penggunaan sumber pendanaan lain yang sah dan tidak mengikat. Skema tersebut dinilai dapat memperluas ruang kolaborasi dalam mendukung program kepemudaan di Kota Samarinda.

"Selain APBD, sumber dananya juga bisa berasal dari pihak lain sepanjang sifatnya tidak mengikat. Jadi ada ruang untuk mendukung kegiatan-kegiatan kepemudaan melalui berbagai sumber pendanaan yang diperbolehkan," jelasnya.

Ia menilai keberadaan regulasi tersebut akan memberikan kepastian hukum bagi pemerintah daerah dalam menyusun program pemberdayaan pemuda, termasuk mendorong lahirnya inovasi dan usaha kreatif yang digagas generasi muda.

Dengan adanya payung hukum yang jelas, berbagai bentuk dukungan terhadap organisasi maupun komunitas kepemudaan diharapkan dapat dilakukan secara lebih terarah, berkelanjutan, dan memiliki dasar hukum yang kuat.

"Harapannya, pemerintah dan pemuda dapat berjalan bersama. Regulasi ini menjadi dasar agar dukungan terhadap pengembangan kreativitas dan ekonomi pemuda benar-benar dapat diwujudkan," tutupnya. (adv)

Penulis: Hairil Riswan