SAMARINDA – Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, mendorong dilakukannya penataan ulang kawasan permukiman pascakebakaran yang terjadi di kawasan Loa Janan. Menurutnya, musibah tersebut harus menjadi titik balik untuk memperbaiki tata kawasan agar risiko kebakaran serupa dapat diminimalkan.
Helmi
menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang menghanguskan puluhan rumah dan
berdampak terhadap puluhan warga. Ia berharap kejadian serupa tidak kembali
terjadi di Kota Samarinda.
"Kami
tentu prihatin atas kejadian kebakaran itu. Mudah-mudahan musibah seperti ini
tidak menimpa warga-warga yang lain," ujar Helmi, Jumat (3/7/2026).
Ia
menilai salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian adalah kondisi
permukiman yang padat. Karena itu, upaya penataan kembali kawasan perlu
dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.
Menurut
Helmi, proses penataan memang tidak mudah karena menyangkut banyak kepentingan.
Namun, komunikasi yang melibatkan seluruh pihak harus menjadi langkah awal agar
solusi yang diambil dapat diterima bersama.
"Mungkin
nanti antara pemerintah dan masyarakat perlu duduk satu meja. Terutama
pemerintah di tingkat kelurahan dan kecamatan, supaya ketika kawasan itu
dibangun kembali bisa ditata dengan lebih baik," katanya.
Helmi
berharap penataan kawasan tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik,
tetapi juga memperhatikan aspek keselamatan dan kenyamanan warga sehingga
lingkungan permukiman menjadi lebih tertata dan aman dari potensi bencana.
"Yang
terpenting bagaimana ke depan kawasan tersebut bisa ditata lebih baik sehingga
masyarakat juga mendapatkan lingkungan yang lebih aman dan nyaman," ucap Helmi.
(adv)
Penulis:
Hairil Riswan
