Ketua Komisi II DPRD Samarinda Minta Program Menyentuh Masyarakat Jadi Prioritas Pembangunan

SAMARINDAProgram pembangunan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dinilai harus mendapat porsi prioritas dalam perencanaan pemerintah daerah. DPRD Kota Samarinda menilai pendekatan pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat akan memberikan dampak yang lebih nyata dibandingkan program yang hanya berfokus pada target administratif.

Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, mengatakan program-program yang menyasar masyarakat hingga tingkat akar rumput seharusnya ditempatkan sebagai prioritas karena manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh warga.

“Realita yang terjadi justru sebaliknya, program yang menyentuh masyarakat langsung ada yang dikategorikan sebagai program biasa. Padahal program seperti itu seharusnya menjadi prioritas,” kata Iswandi, Sabtu (27/6/2026).

Menurutnya, pembangunan akan lebih efektif apabila pemerintah memberikan perhatian lebih besar terhadap program yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara langsung, baik di sektor pangan, pertanian, maupun pemberdayaan ekonomi.

Ia menilai pengelompokan program perlu dievaluasi agar tidak terjadi ketimpangan antara kegiatan yang bersifat administratif dengan program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.

"Agar anggaran yang dialokasikan benar-benar dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat," papar Iswandi.

Iswandi menegaskan bahwa masyarakat merupakan tujuan utama dari setiap kebijakan pembangunan. Oleh sebab itu, kebutuhan warga harus menjadi dasar dalam menentukan skala prioritas program pemerintah.

Selain meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran, kebijakan yang berpihak kepada masyarakat juga diyakini mampu memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah karena hasilnya dapat dirasakan secara langsung.

Ia berharap ke depan pemerintah lebih banyak menghadirkan program yang mampu menyentuh kebutuhan dasar masyarakat dan memperkuat kesejahteraan hingga ke tingkat keluarga.

“Program yang menyentuh masyarakat sampai ke grass root harus menjadi prioritas. Jangan sampai justru dianggap program biasa, padahal manfaatnya paling besar dirasakan oleh masyarakat,” tutup Iswandi. (adv)

Penulis: Hairil Riswan