Kesiapan UMKM Jadi Faktor Penentu Keberhasilan Masuk Retail Modern

SAMARINDAUpaya memperluas akses pemasaran bagi produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui jaringan retail modern dinilai perlu dibarengi dengan peningkatan kualitas dan kapasitas pelaku usaha. Tanpa kesiapan yang memadai, peluang yang tersedia dikhawatirkan tidak dapat dimanfaatkan secara optimal.

Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Viktor Yuan, mengatakan pemberian ruang yang lebih besar bagi produk lokal di retail modern merupakan langkah positif untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.

"Banyak produk UMKM di Samarinda memiliki kualitas yang baik dan berpotensi berkembang lebih jauh," ujar Viktor, Kamis (25/6/2026).

Namun, Viktor berujar kebijakan pemberian ruang itu harus diiringi dengan penguatan daya saing UMKM. Masih terdapat sejumlah aspek yang perlu diperhatikan agar produk lokal mampu memenuhi standar pasar modern.

"Jangan sampai ruangnya sudah ada, tetapi produk kita belum siap mengisi. Jadi selain membuka akses, kita juga harus memastikan UMKM mendapatkan pendampingan agar mampu bersaing," ujar Viktor.

Ia menjelaskan bahwa tantangan yang dihadapi pelaku UMKM tidak hanya berkaitan dengan pemasaran. Kemasan produk, legalitas usaha, sertifikasi, hingga kemampuan menjaga ketersediaan barang secara berkelanjutan menjadi faktor penting yang turut menentukan keberhasilan di pasar modern.

Keberadaan retail modern dinilai dapat menjadi peluang besar bagi UMKM untuk memperluas jangkauan pasar. Namun di sisi lain, pasar modern juga memiliki standar yang menuntut konsistensi kualitas dan pasokan produk dari para pelaku usaha.

"Saya mengusulkan bagaimana kalau setiap retail modern menyediakan ruang untuk produk UMKM. Tetapi setelah ruang itu tersedia, tentu produknya juga harus siap. Ini yang harus dipersiapkan bersama," katanya.

Karena itu, Viktor mendorong adanya pendampingan yang berkelanjutan bagi pelaku UMKM, mulai dari peningkatan kualitas produksi, pengemasan, hingga penguatan aspek legalitas. Langkah tersebut dinilai penting agar produk lokal tidak hanya mampu masuk ke retail modern, tetapi juga bertahan dalam persaingan pasar.

Ia menilai keberhasilan pengembangan UMKM tidak cukup hanya bergantung pada kebijakan pemerintah. Komitmen pelaku usaha untuk terus meningkatkan kualitas produk juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses tersebut.

Menurut Viktor, sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan sektor perdagangan perlu terus diperkuat guna menciptakan ekosistem usaha yang sehat dan berkelanjutan. Dengan demikian, produk-produk lokal Samarinda memiliki peluang lebih besar untuk berkembang dan dikenal masyarakat luas.

"Yang penting bukan sekadar menyediakan ruang, tetapi bagaimana produk UMKM Samarinda benar-benar bisa masuk, bertahan, dan berkembang di pasar modern. Itu tujuan yang harus kita capai bersama," pungkas Viktor Yuan. (adv)

Penulis: Hairil Riswan