SAMARINDA – DPRD Kota Samarinda mendorong pemerintah daerah memperluas pelaksanaan job fair sebagai salah satu solusi untuk membantu eks pekerja tambang mendapatkan pekerjaan baru di tengah proses transisi kota menuju kawasan yang lebih ramah lingkungan.
Anggota
Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Ismail Latisi, menilai kegiatan bursa kerja
dapat menjadi jembatan antara pencari kerja dengan perusahaan-perusahaan yang
masih membutuhkan tenaga kerja.
Menurutnya,
banyak mantan pekerja tambang yang sebenarnya memiliki pengalaman kerja dan
etos kerja yang baik, namun membutuhkan akses informasi terhadap peluang kerja
yang tersedia.
“Salah
satu langkah yang bisa segera dilakukan pemerintah adalah menggiatkan job fair
yang menghubungkan kebutuhan tenaga kerja perusahaan dengan masyarakat yang
sedang mencari pekerjaan,” ujarnya, Rabu (17/6/2026).
Ia
menjelaskan bahwa perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Samarinda maupun
wilayah sekitar masih memiliki kebutuhan tenaga kerja pada berbagai bidang.
Karena
itu, pemerintah perlu mempertemukan kebutuhan dunia usaha dengan tenaga kerja
lokal agar peluang kerja tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh warga
Samarinda.
“Jangan
sampai ada lowongan pekerjaan, tetapi masyarakat tidak mengetahui informasinya.
Di sinilah pentingnya peran pemerintah untuk mempertemukan keduanya,” kata
Ismail.
Selain
membantu mengurangi angka pengangguran, pelaksanaan job fair secara berkala
juga dinilai dapat meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal.
Ia
berharap program tersebut tidak hanya dilaksanakan secara seremonial, melainkan
menjadi agenda rutin yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Harapan
kita tentu masyarakat yang terdampak bisa segera mendapatkan pekerjaan baru
sehingga kesejahteraannya tetap terjaga,” pungkasnya. (adv)
Penulis:
Hairil Riswan
