SAMARINDA – Kota Samarinda belakangan menjadi salah satu daerah yang cukup sering menerima kunjungan kerja dari DPRD berbagai wilayah di Indonesia. Tidak hanya dari Kalimantan Timur, sejumlah daerah dari luar pulau juga datang untuk mempelajari berbagai kebijakan dan program pembangunan yang dijalankan di Kota Tepian.
Ketua
DPRD Kota Samarinds, Helmi Abdullah menyebut posisi Samarinda sebagai ibu kota
Provinsi Kalimantan Timur sekaligus daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN)
membuat banyak pihak ingin melihat secara langsung perkembangan yang terjadi.
Kondisi tersebut menjadikan Samarinda sebagai salah satu daerah yang mendapat
perhatian secara nasional.
“Dalam
beberapa waktu terakhir memang cukup banyak kunjungan dari DPRD daerah lain
yang datang ke Samarinda untuk berdiskusi dan bertukar informasi,” ujar Helmi,
Kamis (25/6/2026).
Ia
menjelaskan, para tamu yang datang umumnya ingin mengetahui bagaimana peran DPRD
dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan di tengah
percepatan pembangunan yang terjadi di daerah.
Selain
itu, banyak pula rombongan yang ingin mempelajari strategi pemerintah daerah
dalam menjaga keberlangsungan program pembangunan ketika pemerintah pusat
menerapkan kebijakan efisiensi anggaran.
“Yang
banyak mereka tanyakan itu bagaimana DPRD menjalankan fungsi pengawasan,
penganggaran, kemudian bagaimana daerah tetap bisa menjalankan program-program
pembangunan di tengah efisiensi,” katanya.
Helmi
menuturkan bahwa kondisi Samarinda yang relatif mampu bertahan dari dampak
efisiensi menjadi salah satu topik yang cukup sering dibahas dalam setiap
kunjungan. Menurutnya, hal tersebut tidak terlepas dari kemampuan daerah dalam
mengelola sumber-sumber pendapatan.
Pendapatan
Asli Daerah (PAD) yang terus bertumbuh dinilai menjadi salah satu kekuatan
Samarinda dalam menjaga keberlanjutan berbagai program yang telah direncanakan.
Dengan kondisi tersebut, sejumlah program strategis tetap dapat berjalan meski
terdapat penyesuaian anggaran dari pusat.
Selain
membahas persoalan keuangan daerah, para tamu juga kerap meminta penjelasan
mengenai berbagai inovasi kebijakan yang diterapkan di Samarinda, termasuk
sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD dalam mendukung pembangunan kota.
“Yang
kami sampaikan kepada mereka adalah bagaimana membangun kolaborasi yang baik
antara pemerintah daerah dan DPRD agar program-program yang direncanakan
benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tutup Helmi. (adv)
Penulis:
Hairil Riswan
