SAMARINDA — Warga Kelurahan Selili RT 25, Kecamatan Samarinda Ilir mengeluhkan kondisi jembatan di kawasan pemukiman mereka yang dinilai kurang nyaman dilalui akibat konstruksi jembatan yang sudah tidak ideal dan berpotensi menghambat aktivitas harian masyarakat.
Anggota
Komisi I DPRD Kota Samarinda, Suparno mengatakan warga meminta ada evaluasi dan
perbaikan, karena jembatan disebut memiliki banyak tiang yang mengganggu akses
masyarakat.
“Ada
permintaan perbaikan jembatan karena dianggap banyak tiang dan cukup mengganggu
akses masyarakat. Ini tentu akan kita tindak lanjuti,” ujarnya, Jumat
(29/5/2026)1
Menurutnya,
keberadaan jembatan lingkungan memiliki fungsi penting karena digunakan warga
setiap hari untuk mobilitas, termasuk akses anak sekolah, aktivitas ekonomi,
hingga jalur penghubung antarpermukiman.
Ia
menilai kondisi infrastruktur lingkungan tidak boleh luput dari perhatian
pemerintah daerah. Sebab, persoalan kecil di tingkat lingkungan dapat berdampak
langsung terhadap kenyamanan dan keselamatan masyarakat.
“Kita
ingin fasilitas lingkungan yang digunakan warga benar-benar aman dan nyaman.
Jadi masukan masyarakat seperti ini penting,” kata Suparno.
Warga
juga berharap pembangunan infrastruktur di Samarinda tidak hanya berfokus pada
jalan utama dan proyek berskala besar, tetapi turut memperhatikan fasilitas
lingkungan di tingkat RT yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat
sehari-hari.
Di
kawasan permukiman padat seperti Samarinda Ilir, kondisi akses lingkungan
dinilai menjadi persoalan penting karena tingginya mobilitas warga.
Infrastruktur yang kurang memadai berpotensi menimbulkan hambatan aktivitas
hingga risiko keselamatan jika tidak segera dibenahi.
Suparno
memastikan keluhan masyarakat terkait perbaikan jembatan tersebut akan segera
dikoordinasikan dengan pihak terkait untuk melihat kemungkinan evaluasi
konstruksi maupun perbaikan fasilitas lingkungan secara bertahap. "Harus
kita tindak lanjuti, mengingat ini merupakan kebutuhan dasar Masyarakat,"
pungkasnya. (adv)
Penulis:
Hairil Riswan
