SAMARINDA — Perkembangan olahraga judo di Kalimantan Timur terutama Kota Samarinda dinilai terus menunjukkan kemajuan dalam beberapa tahun terakhir. Mulai dari pembinaan atlet hingga penyelenggaraan kompetisi tingkat nasional, cabang olahraga tersebut dianggap semakin mampu menarik perhatian sekaligus melahirkan atlet potensial dari daerah.
Wakil
Ketua III DPRD Kota Samarinda, Celni Pita Sari, mengatakan peningkatan kualitas
atlet judo di Kaltim tidak terlepas dari konsistensi pembinaan yang dilakukan
berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan organisasi olahraga.
Menurutnya,
dukungan terhadap atlet tidak cukup hanya melalui kompetisi, tetapi juga harus
dibarengi dengan peningkatan fasilitas latihan, program pembinaan
berkelanjutan, dan perhatian terhadap kesejahteraan atlet.
“Perkembangan
judo di Kalimantan Timur saat ini cukup baik dan terus menunjukkan kemajuan.
Ini tentu harus didukung bersama supaya atlet-atlet kita bisa semakin
berkembang dan mampu bersaing di level yang lebih tinggi,” ujarnya, Jumat (22/5/2026).
Ia
menilai sinergi antara Pemerintah Kota Samarinda dan Pemerintah Provinsi
Kalimantan Timur menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan pembinaan
olahraga, khususnya untuk cabang judo yang mulai menunjukkan potensi prestasi
di tingkat nasional.
Celni
berharap perhatian terhadap dunia olahraga tidak hanya terfokus pada event
besar semata, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar atlet selama proses
pembinaan berlangsung. Menurutnya, kualitas sarana olahraga menjadi salah satu
penunjang utama dalam menciptakan prestasi.
“Kalau
pembinaan berjalan baik dan fasilitas terus diperhatikan, tentu peluang atlet
kita untuk berprestasi akan semakin besar. Ini yang perlu dijaga bersama,”
katanya.
Ia
juga mendorong agar fasilitas olahraga yang sudah ada di Samarinda dapat
dimanfaatkan secara maksimal dan dirawat dengan baik sehingga bisa terus
menunjang aktivitas latihan maupun penyelenggaraan kejuaraan olahraga di masa
mendatang.
Salah
satu momentum yang dinilai ikut mendorong perkembangan judo di daerah ialah
pelaksanaan Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2026 yang digelar di Samarinda. Ajang
tersebut dianggap memberi pengalaman tambahan bagi atlet daerah untuk
menghadapi persaingan dengan atlet-atlet dari berbagai provinsi di Indonesia.
“Kegiatan
seperti ini tentu memberi pengalaman berharga bagi atlet kita. Mereka bisa
belajar, menambah jam terbang, dan melihat langsung persaingan di tingkat
nasional,” ucapnya.
Celni
pun berharap perkembangan olahraga judo di Kalimantan Timur dapat terus dijaga
melalui kolaborasi berbagai pihak, sehingga Samarinda dan Kaltim mampu
melahirkan lebih banyak atlet berprestasi di masa depan. (adv)
Penulis:
Hairil Riswan
