SAMARINDA — Minimnya fasilitas penunjang di posyandu Kelurahan Selili RT 25, Kecamatan Samarinda Ilir menjadi keluhan warga sekitar yang menggunakan fasilitas warga tersebut. Kondisi ruangan yang panas hingga keterbatasan sarana penyimpanan peralatan dinilai mulai mengganggu kenyamanan pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu dan balita.
Anggota
Komisi I DPRD Kota Samarinda, Suparno, mengatakan kebutuhan fasilitas posyandu
seharusnya menjadi perhatian karena berkaitan langsung dengan pelayanan
kesehatan lingkungan.
“Kemarin
saat Reses, warga meminta pendingin ruangan dan rak peralatan untuk posyandu.
Mereka ingin pelayanan kesehatan lingkungan bisa lebih nyaman dan tertata,”
ujarnya, Jumat (29/5/2026).
Menurutnya,
persoalan fasilitas posyandu sejatinya bukan hanya terjadi di satu wilayah
saja. Di beberapa kawasan permukiman padat, kondisi sarana pelayanan kesehatan
dasar masih dinilai terbatas, padahal aktivitas posyandu cukup tinggi setiap
bulannya.
Kader
posyandu di kawasan tersebut juga mengeluhkan kondisi ruangan yang panas saat
pelayanan berlangsung. Situasi itu disebut cukup berpengaruh terhadap
kenyamanan balita maupun orang tua yang datang memeriksakan kesehatan anak.
“Posyandu
ini kan tempat pelayanan masyarakat. Kalau fasilitasnya lebih baik, tentu
pelayanan juga akan lebih maksimal,” kata Suparno.
Ia
menilai kebutuhan seperti pendingin ruangan dan rak penyimpanan sebenarnya
tergolong fasilitas dasar yang dapat dipenuhi secara bertahap melalui dukungan
pemerintah daerah. Penataan fasilitas yang memadai juga dinilai akan membantu
kader posyandu dalam bekerja lebih efektif.
Di
sisi lain, persoalan fasilitas posyandu menjadi gambaran bahwa pelayanan
kesehatan tingkat lingkungan masih membutuhkan perhatian lebih serius. Selain
tenaga kader, dukungan sarana dasar dinilai menjadi faktor penting agar
pelayanan kesehatan ibu dan anak dapat berjalan optimal di tengah padatnya
permukiman warga.
"Aspirasi
terkait fasilitas posyandu akan dikoordinasikan dengan instansi terkait sebagai
bagian dari usulan prioritas kebutuhan masyarakat," pungkasnya. (adv)
Penulis:
Hairil Riswan
