Fraksi PDIP DPRD Samarinda : Legislatif Jalur Utama Perjuangkan Kepentingan Rakyat

SAMARINDAKalimantan Timur, khususnya Kota Samarinda tengah menghadapi gejolak aksi 21 April 2026 sebagai imbas tuntutan ketidakpuasan rakyat dengan kinerja pemerintah provinsi Kaltim saat ini. Namun ada pihak yang menyebut aksi tersebut disinyalir ditunggangi kubu kalah Pilkada Kaltim 2024 lalu.

Menanggapi hal tersebut, anggota Fraksi PDIP DPRD Kota Samarinda, Anhar SK, menegaskan PDIP yang notabene merupakan partai pengusung kalah Pilkada Kaltim 2024 tidak mengamini tudingan itu. Karena secara kelembagaan partai telah memiliki mekanisme perjuangan yang jelas dan tidak melalui mobilisasi massa. “Perjuangan kami itu melalui jalur konstitusional, bukan lewat gerakan seperti yang terjadi sekarang,” ujarnya, Selasa (21/4/2026)

Anhar menjelaskan, PDIP menyalurkan aspirasi masyarakat melalui lembaga resmi, yakni DPRD. Sebagai partai yang memiliki perwakilan di legislatif, fungsi tersebut menjadi jalur utama dalam memperjuangkan kepentingan rakyat. "Jadi kita berjuang bersama, rakyat di japan dengan demo, kita di legislatif dengan koridor yang ada," terang Anhar.

Anhar turut menyebut, kader PDIP telah diimbau untuk tidak membawa atribut partai maupun mengatasnamakan partai jika memang hendak bergabung dalam aksi tersebut. Imbauan itu tertuang dalam arahan internal yang juga menekankan pentingnya menjaga keselamatan serta tetap fokus pada kerja-kerja kerakyatan. “Sudah jelas arahannya, kader tidak boleh membawa simbol partai dalam aksi,” katanya.

Menurut Anhar, sikap tersebut merupakan bentuk komitmen PDIP dalam menjalankan demokrasi sesuai prinsip yang berlaku, yakni melalui mekanisme sah dan terstruktur. Kritik terhadap pemerintah tetap dilakukan, namun melalui fungsi yang dimiliki di legislatif. “Kalau ada kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat, kami sampaikan lewat DPRD,” tegasnya.

Terkait anggapan bahwa aksi tersebut digerakkan oleh pihak-pihak yang kalah dalam kontestasi politik 2024, Anhar memilih tidak berspekulasi lebih jauh. Namun, PDIP telah menerima hasil pemilu dan kini menjalankan peran sebagai pengawas kebijakan melalui jalur legislatif. “Kami sudah menerima hasilnya, sekarang fokus menjalankan fungsi kami di parlemen,” ucap dia. (adv)

Penulis: Hairil Riswan