SAMARINDA – DPRD Kota Samarinda melalui Komisi IV DPRD Kota Samarinda mulai menyiapkan langkah konkret untuk mendukung keberlanjutan Sanggar Paduan Suara Borneo Cantata. Dukungan tersebut diarahkan tidak hanya pada pengakuan, tetapi juga pada aspek pembinaan dan operasional.
Anggota
Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Yakob Pangedongan, menyebutkan bahwa dalam
audiensi yang digelar kemarin, telah muncul komitmen untuk memberikan dukungan
melalui penganggaran.
Ia
mengungkapkan, Wakil Ketua DPRD yang juga hadir dalam pertemuan tersebut
menyampaikan kesiapan untuk membantu kebutuhan operasional sanggar. “Sudah ada
statement dari Wakil Ketua, Bu Celni, bahwa akan mengalokasikan untuk
operasional dan pembinaan Borneo Kalimantan ini,” ungkapnya, Jumat (24/4/2026)
Yakob
menilai, dukungan anggaran menjadi hal krusial mengingat latar belakang anggota
Borneo Cantata yang beragam, termasuk dari sisi ekonomi. Keterbatasan tersebut
kerap menjadi penghambat ruang gerak komunitas seni untuk berkembang lebih
luas. “Kalau kita tidak menyuport, kasihan juga mereka. Padahal ini aset kita,
aset kota, aset provinsi, bahkan aset nasional,” katanya.
Selain
dukungan finansial, DPRD juga membuka peluang keterlibatan langsung anggota
dewan dalam pembinaan komunitas seni. Salah satu skema yang didorong adalah
konsep “bapak angkat” bagi sanggar, sehingga pembinaan dapat dilakukan secara
lebih intensif dan berkelanjutan.
Dengan
langkah itu, Yakob berharap Borneo Cantata tidak hanya bertahan, tetapi juga
mampu terus memperluas kiprah baik di tingkat nasional maupun internasional. “Kita
berharap ada juga anggota dewan yang bisa menjadi bapak angkat, sehingga ke
depan mereka tetap eksis bahkan lebih berkembang,” pungkasnya. (adv)
Penulis:
Hairil Riswan
