DPRD Samarinda Dukung Sensus Ekonomi 2026, Soroti Tantangan di Lapangan

SAMARINDA DPRD Kota Samarinda menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan digelar Badan Pusat Statistik (BPS) pada Mei hingga Agustus mendatang. Program nasional yang dilaksanakan setiap 10 tahun ini dinilai penting untuk memperoleh data terbaru kondisi ekonomi masyarakat.

Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi, mengatakan sensus ekonomi menjadi instrumen utama dalam membaca perkembangan usaha dan aktivitas ekonomi dalam satu dekade terakhir. “Ini sensus 10 tahunan. Dari situ kita akan tahu data-data terkini terkait kondisi ekonomi masyarakat, termasuk perkembangan usaha dalam 10 tahun terakhir,” ujarnya, Sabtu (18/4/2026).

Ia menegaskan DPRD siap memberikan dukungan, termasuk membantu kebutuhan yang diperlukan oleh BPS selama proses pelaksanaan di lapangan.

Menurutnya, sensus ekonomi memiliki tantangan tersendiri karena menyangkut data usaha dan kondisi ekonomi masyarakat yang kerap dianggap sensitif. “Ini tidak mudah, karena masyarakat biasanya agak was-was memberikan data, apalagi terkait usaha dan ekonomi. Jadi sosialisasi harus dimaksimalkan,” jelasnya.

Iswandi yang mengaku pernah terlibat sebagai petugas sensus saat masih mahasiswa menilai pendekatan langsung ke masyarakat menjadi kunci keberhasilan pendataan. Sensus Ekonomi 2026 akan dilakukan secara door to door dan mencakup seluruh pelaku usaha, mulai dari skala mikro, kecil, menengah hingga besar.

“Semua didata, bukan sampling. Jadi petugas akan datang langsung ke rumah atau tempat usaha untuk memastikan ada atau tidaknya aktivitas ekonomi,” katanya.

Ia menambahkan, hasil sensus nantinya akan menjadi dasar penting bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih tepat sasaran. “Sensus akan jadi dasar penting merumuskan kebijakan ekonomi,” katanya. (adv)

Penulis: Hairil Riswan