Pengangguran Masih Jadi PR, Wabup Berau Minta Perusahaan Lebih Banyak Serap Tenaga Kerja Lokal

TANJUNG REDEB – Saat ini, angka pengangguran terbuka di Kabupaten Berau masih cukup tinggi, yakni berada di angka 5,1 persen. Ini menjadi pekerjaan rumah bagi Pemkab Berau. Peran perusahaan menjadi sangat penting. Khususnya dalam penyerapan tenaga kerja lokal.

Wakil Bupati (Wabup) Berau, Gamalis menyebut hadirnya lulusan perguruan tinggi setiap tahun di Berau harus menjadi perhatian serius, terutama terkait serapan tenaga kerja. Sehingga, diharapkan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Berau memberikan ruang lebih besar bagi tenaga kerja muda lokal

“Perusahaan tidak ingin berspekulasi menerima tenaga kerja yang belum siap. Tapi itu bukan alasan untuk tidak memberi kesempatan. Serap dulu mereka, lalu berikan pelatihan. Anak-anak kita tidak akan bisa apa-apa sebelum mereka diberi peluang untuk mencoba,” tegas Gamalis.

Menurutnya, lulusan perguruan tinggi adalah salah satu bentuk pembangunan sumber daya manusia yang menjadi fokus utama pemerintah daerah, sejalan dengan 18 program prioritas Pemkab Berau. 

Selain itu, kata dia, pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) Berau yang kini sedang dalam proses. BLK nantinya diharapkan memberi pelatihan intensif agar lulusan memiliki kompetensi yang sesuai kebutuhan industri. 

“BLK ini penting agar tenaga kerja kita siap pakai. Sama seperti BLK di Samarinda dan Balikpapan, kita ingin Berau punya pusat pelatihan yang benar-benar melahirkan tenaga terampil,” pungkasnya.

Ia menegaskan bahwa kemampuan kerja tidak terbentuk hanya dari gelar pendidikan, tetapi juga dari praktik dan pelatihan berkelanjutan. 

“BLK adalah langkah nyata pemerintah untuk mempersiapkan tenaga-tenaga kerja pasca menempuh pendidikan,” ungkap dia. (mel/nk/adv)