Wabup Berau Tekankan Etika dan Komunikasi Sehat

TANJUNG REDEBSupaya roda pemerintahan bisa berjalan baik, perlu ada etika dan komunikasi yang sehat antara sesama aparatur dan pelaku usaha. Tata kelola pemerintahan baik (good governance) sangat bergantung pada peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM). Khususnya bidang pengadaan barang dan jasa.

“Keberhasilan sistem pengadaan bukan hanya diukur seberapa cepat prosesnya berjalan, tetapi dari seberapa besar manfaat yang dapat dirasakan masyarakat. Tanpa komunikasi sehat dan beretika, maka interaksi tidak akan bisa berjalan secara profesional,” ujar Wakil Bupati (Wabup) Berau, Gamalis, beberapa waktu lalu.

Dia menekankan, bahwa proses pengadaan barang dan jasa pemerintah memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Karena itu, dibutuhkan sinergi antara pemerintah sebagai pengguna anggaran dan penyedia sebagai mitra kerja, agar setiap kegiatan pengadaan berjalan transparan, efisien, dan tepat sasaran. “Bersama-sama kita memastikan bahwa setiap rupiah uang rakyat yang dibelanjakan melalui sistem pengadaan benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” tegasnya.

Gamalis menambahkan bahwa pengadaan yang baik tidak hanya mendukung terciptanya pemerintahan bersih, tetapi mampu menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah. “Melalui proses akuntabel dan kompetitif, diharapkan pelaku usaha lokal semakin berdaya dan mampu bersaing secara sehat,” katanya.

Selain menyoroti aspek profesionalisme, Gamalis mengingatkan pentingnya nilai integritas dalam setiap tahapan pengadaan. Seluruh peserta pelatihan diharapkan dapat menjadi contoh dalam menerapkan prinsip transparansi dan kejujuran di lapangan.

Pemerintah Kabupaten Berau, akan terus memberikan dukungan terhadap peningkatan kompetensi para pejabat pengadaan dan penyedia jasa. Termasuk melalui pelatihan, sertifikasi, serta penguatan regulasi yang sesuai dengan prinsip-prinsip tata kelola yang baik,” ungkap Gamalis. (mel/nk/adv)