JAKARTA - Kabar duka lainnya datang dari Gary Iskak. Pemain film tersebut dikabarkan meninggal dunia. Kabar ini dibenarkan oleh Ajeng, manajer istri Gary Iskak, Richa Novisha. "Iya (benar) mas Gary meninggal dunia," ungkap Ajeng, hari ini.
Ajeng
mengabarkan Gary Iskak mengalami kecelakaan. Tapi untuk lebih pastinya, Ajeng,
belum bisa bicara lebih lanjut. "Nanti ya info selanjutnya," paparnya
lagi.
Kabar
ini pertama kali diunggah oleh Ade Jigo dalam Instagram Stories miliknya. Ia
mengunggah video Gary Iskak mengalami kecelakaan dan menuliskan kabar
meninggalnya sang aktor.
Gary
Muhammad Iskak, lahir di Jakarta, 10 Juli 1973, merupakan aktor Indonesia
keturunan Belanda. Ia berasal dari keluarga besar seniman, terutama di dunia
film, sehingga dunia hiburan sudah jadi napasnya sejak kecil.
Kakeknya,
Robert Maria Iskak alias Bob Iskak, dikenal sebagai seniman sekaligus sutradara
era kemerdekaan. Di generasi berikutnya, Gary juga menjadi kakak dari aktor
Khiva Iskak dan keponakan dari para aktor legendaris seperti Alice Iskak, Boy
Iskak, dan Indriati Iskak.
Gary
mulai terjun ke dunia film pada era 2000-an lewat film Bintang Jatuh (2000).
Sejak itu, ia tampil rutin dari tahun ke tahun dengan karakter dan genre yang
beragam, mulai dari drama, aksi, hingga horor.
Beberapa
film populer yang pernah dibintanginya, antara lain Ada Apa Dengan
Cinta? (2002), Ungu Violet (2005), Merah Itu Cinta (2007), Pocong 3, Kawin
Kontrak 3 (2013), dan Mangga Muda (2020).
Gary
juga sering muncul sebagai cameo yang cukup memorable, misalnya sebagai waria
di Insya Allah Sah (2017), pendekar tongkat bengkok di Warkop DKI Reborn 3
(2019), hingga montir di NKCTHI (2020).
Tak
hanya film, Gary telah membintangi puluhan sinetron sejak debutnya di Opera SMU
(2001). Ia kemudian bermain di judul-judul populer seperti Buku Harian Baim,
Heart Series 2, Cahaya Hati, hingga Kun Anta 2.
Gary
Iskak menikah pertama kali dengan Sabrina R. Bonita pada 1999 dan dikaruniai
satu anak. Setelah berpisah pada 2008, dia kembali menikah dengan aktris Richa
Novisha setahun kemudian. Hubungan itu bertahan hingga hari ini dan telah
dikaruniai dua anak.
Nama
Gary Iskak juga pernah terseret kasus narkoba pada 2007 dan sempat menjalani
proses hukum hingga akhir 2008. Beberapa tahun setelahnya, ia mengungkapkan
sempat berjuang melawan hepatitis C, namun menyatakan kondisinya sudah jauh
lebih baik ketika hadir di Festival Film Indonesia 2021.
Pada
2022, ia kembali harus berurusan dengan hukum karena kasus narkoba. Dia
ditangkap polisi di Bandung bersama empat temannya.
Informasi
tambahan dari keluarga menyebutkan Gary Iskak meninggal dunia di RS Suyoto pada
Sabtu, 29 November 2025 pukul 09.24 WIB. Keluarga memohon doa dan memaafkan
segala kesalahan almarhum.
Kepergian
Gary Iskak menambah daftar kehilangan aktor-aktor besar Indonesia. Sosoknya
yang ramah, profesional, dan penuh dedikasi akan selalu dikenang lewat
karya-karya yang meninggalkan jejak di hati para penonton. (nk/dtc)
