KUTAI KARTANEGARA - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kutai Kartanegara, Arianto mendukung hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) tahun 2025 di Kecamatan Marangkayu, yang menitikberatkan pada infrastruktur dan pendidikan. Sebab, dua sektor tersebut memiliki dampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat desa.
“Infrastruktur yang baik membuka akses ekonomi. Sedangkan, pendidikan layak
membangun kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) desa. Musrenbangdes adalah
instrumen penting untuk memastikan arah pembangunan sesuai kebutuhan
masyarakat,” ujar Arianto, kemarin.
DPMD Kukar mendorong desa agar memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam
perencanaan pembangunan. “Kita mengharapkan Musrenbangdes tidak berhenti di wacana
saja. Tetapi, semua usulan harus dikawal bersama, agar benar-benar terwujud
dalam program kerja desa dan mendapat dukungan Pemkab,” ungkap dia.
Diketahui, melalui Musrenbangdes tahun 2025, Pemerintah Kecamatan
Marangkayu memprioritaskan infrastruktur dan pendidikan. Program itu banyak
diusulkan masyarakat di berbagai desa.
“Proses Musrenbangdes dipastikan berjalan dari tingkat RT dan dusun. Kemudian
disusun dalam RKPDes. Jadi, semua usulan warga harus benar-benar terakomodasi,”
ujarnya Camat Marangkayu, AR Ambodalle. (adv/nk/Diskominfo
Kukar)
