SAMARINDA – Anggota DPRD Samarinda dari Fraksi PKS Abdul Rohim menilai bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) memiliki kekuatan untuk menentukan arah pembangunan. Apabila PAD tersebut dioptimalkan, maka Samarinda tidak lagi ketergantungan dengan dana transfer dari Pemerintah Pusat.
“Pemkot perlu mengoptimalkan potensi PAD. Karena merupakan pondasi utama
penting menuju kemandirian fiskal. PAD bukan hanya sekedar angka di dokumen
APBD, tetapi memiliki kekuatan menentukan arah pembangunan,” ungkap dia,
kemarin.
Menurut dia, kecermatan pemerintah sangat penting dalam menggali potensi
baru untuk meningkatkan PAD, tanpa harus membebani masyarakat secara
berlebihan. “Upaya peningkatan PAD mesti mempertimbangkan kondisi ekonomi
masyarakat saat ini. Kita tidak ingin upaya peningkatan target PAD, justru akan
memberatkan masyarakat. Pemerintah harus cermat menggali potensi baru PAD,” ucapnya.
Abdul Rohim optimis apabila dikelola secara serius, maka target PAD
sebesar Rp1,2 triliun bisa terealisasi. “Melihat pencapaian PAD beberapa tahun
terakhir ini, yang selalu melampaui target, maka itu menunjukkan potensinya
masih luas untuk bisa dikembangkan,” katanya.
Dia menyampaikan bahwa peningkatan PAD Samarinda menjadi salah satu
pembahasan utama saat rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Samarinda. “Karena
itu harus ada langkah konkret. Sehingga, pencapaian target PAD bukan hanya
diatas kertas saja, tetapi bisa mampu menopang pembangunan secara
berkelanjutan,” ungkap dia.
Menurut dia, keberhasilan meningkatkan PAD bukan sekadar angka, tetapi bisa
memastikan hasilnya kembali ke masyarakat melalui program pembangunan berpihak ke
kepentingan publik. “Hasil dar keberhasilan menggenjot PAD mesti kembali ke
masyarakat lewat program pembangunan,” ujar dia. (adv/nk/DPRD
Samarinda)
