KUTAI KARTANEGARA - Pembangunan jalan usaha tani memiliki peran penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian, mempermudah transportasi hasil pertanian dan aksesibilitas ke lahan pertanian, serta meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat di sekitar lahan pertanian.
Melalui Program Kukar Idaman pembangunan jalan usaha
tani dihaapkan memberikan kemudahan bagi petani dalam berproduksi untuk hasil
panen yang berlimpah khususnya bagi masyarakat di kecamatan Muara Kaman.
Hal ini diungkapkan Berliang Camat Muara Kaman
Kabupaten Kutai Kartanegara kepada media Jumat (27/10/2023).
Untuk memenuhi kebutuhan tersebut sektor
pertanian menjadi andalan di Kabupaten Kutai Kartanegara. Bahkan, Pemkab terus
mengembangkannya, dengan menetapkan sejumlah kecamatan sebagai lahan pertanian
berbasis kawasan.
Kecamatan Muara Kaman menjadi salah satu diantaranya.
Untuk mensukseskan program ini Pemerintah Kecamatan Muara Kaman sedang
melakukan pemetaan kawasan sebagai upaya pengembangan pertanian.
Saat ini ada lima desa yang akan difokuskan dalam
pengembangan kawasan pertanian. “Terkait program bupati kita laksanakan
yang fokusnya di Muara Kaman ada lima desa, diantaranya Panca Jaya, Bunga Jadi
dan Cipari Makmur,” kata Berliang.
Dari itu sejumlah infrastruktur penunjang pertanian di
lima desa itu juga menjadi perhatian serius untuk dibenahi dan ditingkatkan.
Mulai dari jalan pertanian hingga saluran irigasinya, termasuk memberi
pelatihan pelatihan kepadapara petani agar bisa memaksimalkan hasil pertanianya.\
“Anggarannya disiapkan dari kabupaten, juga Bantuan
Keuangan Khusus Desa (BKKD) masing-masing,” jelasnya.
Dengan ditingkatkannya sejumlah infrastruktur pertanian
tersebut, otomatis hasil pertanian yang didapatkan juga maksimal. Hal itu juga
memberikan dampak positif bagi masyarakat petani.
“Kebetulan Muara Kaman jadi salah satu pertanian
berbasis kawasan pertanian terintegrasi,” katanya.

